Sosok Reza Pahlevi Yang Ditelanjangi dan Di Raba Indra Bekti -->

Advertisement

Sosok Reza Pahlevi Yang Ditelanjangi dan Di Raba Indra Bekti

Admin
Sabtu, 06 Februari 2016
PopAds.net - The Best Popunder Adnetwork

Indra Bekti kembali dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas dugaan pelecehan seksual oleh seorang pria bernama Reza Pahlevi yang mengaku telah mengalami perlakuan tak senonoh oleh Indra Bekti sejak mengenalnya dari tahun 2010 silam di rumah Indra Bekti di Radio Dalam, Jakarta Selatan.

Saat itu Reza Pahlevi hanya bisa pasrah dan menuruti nafsu bejat Indra Bekti lantaran Reza ingin menjadi seorang artis. Bahkan ia juga siap jika Indra Bekti melaporkan balik dirinya jika ia benar terbukti berbohong dan juga melakukan pencemaran nama baik atas laporan ini.

Bahkan dalam video tersebut Reza mengakui ada pihak yang mengancam akan menghabisi nyawanya jika ia berani membuka kedok Indra Bekti yang ternyata penyuka sesama jenis, sehingga ia mengurungkan niatnya untuk melapor. Barulah setelah muncul kasus pelecehan seksual terhadap Gigih Arsanofa akhirnya Reza Pahlevi berani buka suara. “Sebenernya, saya nglapor-nya ini dari dulu. Cuman saya nggak berani nglapor karena ada pihak dari Indra Bekti ngancam saya pak, saya mau dibunuh sama Indra Bekti,” ujarnya berurai air mata di hadapan awak media.

Dalam video tersebut Reza Pahlevi yang didampingi oleh kuasa hukumnya Sapta Simon, SH bahkan berani bersumpah atas nama Tuhan jika Indra Bekti telah melakukan pelecehan seksual di dalam kamarnya.
“Dia membuka baju saya, dan dia selalu melecehkan, dan dia selalu ngomong ke temen-temen media dia tidak kenal saya. Kalau Indra Bekti nggak kenal sama saya, panggil dia kesini ngomong sumpah Al-Quran berani nggak Indra Bekti ngomong sama saya?” ungkapnya dengan nada suara penuh amarah.

Saat para wartawan menanyakan sudah berapa kali Indra Bekti melecehkannya, Reza menjawab jika Indra telah berkali-kali melakukan perbuatan bejat itu. Reza hanya berani bungkam karena Indra seringkali menjanjikan akan menjadikan Reza seorang artis asal mau melayani nasfu birahinya, namun kenyataannya nihil hingga hari ini. “Begitu dia raba saya, begitu dia buka baju saya, semuanya, saya nolak. Kak, ini apa-apaan? Saya mau berontak, saya mau kabur, terus tiba-tiba itu pintu sudah dikunci sama dia, saya nggak bisa kabur lagi. Kamu mau nggak mau jadi seorang intertain? Mau kak, kalau kamu mau kamu diam. Ya udah saya bisa pasrah aja, begitu saya pasrah dia raba saya, dia ini saya.” Pungkasnya.