Vina Garut -->

Advertisement

Vina Garut

Admin
Rabu, 21 Agustus 2019
PopAds.net - The Best Popunder Adnetwork

Sejumlah fakta baru
tentang video Vina Garut yang viral di twtter dan
whatsapp (WA) perlahan mulai terungkap Fakta-
fakta terbaru video viral Vina Garut ini terungkap
setelah Polres Garut terus mendalami kasus ini
melalui keterangan V (19) pemeran wanita dalam
video tersebut.
Dalam artikel ‘Awal Mula Video Vina Garut Dibuat,
Pelaku Tega Jual Istri Mesum dengan Pria Lain,
Kini Sudah Cerai’, berikut update beberapa fakta
baru tentang video Vina Garut yang viral di twtter
dan whatsapp (WA)
Dibuat Saat Berstatus Suami Istri
Awal mula dibuatnya video Vina Garut ini adalah
saat A (30) dan V (19) masih berstatus sebagai
suami istri Keduanya merupakan sama-sama
warga Kabupaten Garut, Jawa Barat.
Suami Jual Istri
Ilustrasi Suami Istri di Video Ranjang Vina Garut
Beradegan Liar dengan 2 Pria, Si Wanita Penyanyi
19 Tahun
A saat itu disebut membutuhkan uang.Atas
alasan finansial, sang suami pun tega menjual
istrinya, V untuk beradegan panas dengan pria
lain.Melalui Twitter, ia pun mengkiklankan layanan
istrinya
Tak hanya itu, ia pun menyebarkan tawaran jasa
prostitusi itu dari mulut ke mulut.Ia memasang
tarif Rp 500 ribu.
Lebih dari satu kali
Sang istri yang kini berprofesi sebagai penyanyi
itu menuruti suaminya.Ia bahkan sampai
melakukan adegan panas dengan lebih dari satu
pria.Tak hanya sekali, V bahkan melakukan hal
tersebut lebih dari dua kali.
“Sudah lebih dari dua kali V dan A melakukan aksi
ramai-ramai itu. Tapi kalau yang ada video
katanya cuma dua kali,” kata Kapolres Garut,
AKBP Budi Satria Wiguna, Kamis (15/8/19).
Sadar Direkam Kamera
Kini diketahui, video Vina Garut yang beredar itu
dibuat pada 2018.Kepada polisi, A dan V
mengaku, sadar perbuatan mereka itu direkam
kamera.Namun, keduanya tak tahu menahu soal
video tersebut diperjualbelikan di Twitter.
“A juga ikut dalam video itu. Ada perilaku
menyimpang dari A karena memperjualbelikan
istrinya,” ujar AKBP Budi.
Pelaku Lain Diamankan
Kini, selain pemeran perempuan V (19) dan
pemeran laki-laki, A (30), Polres Garut sudah
mengamankan satu pelaku lainnya.V dan A sudah
ditetapkan sebagai tersangka dalam
video Vina Garut.
Sementara itu, satu pelaku lainnya yang telah
diamankan berinisial B, masih berstatus sebagai
saksi.
“V warga Tarogong Kidul dan A warga Tarogong
Kaler. Sudah kami tetapkan sebagai tersangka,”
ujar Budi Satria Wiguna di Mapolres Garut, Kamis
(15/8/19).
Baca Juga : Beredar Video Mesum yang
Beradegan diranjang 3 Pria 1 Wanita
Sementara itu B menyerahkan diri ke Polres Garut
pada Rabu (14/8/19) malam.Saat ini, polisi juga
tengah mencari pelaku lain.
“Identitas yang lain sudah dikantongi dan sedang
dikejar. B ini juga mengaku pernah bermain
(dalam video),” katanya.
Seperti diketahui, video dewasa yang
mempertontonkan aksi tiga pria melakukan
adegan ranjang dengan seorang wanita ramai
diperbincangkan warga.Video panas itu viral
tersebar melalui aplikasi pesan instan di medi
sosial.
Terdapat dua video yang diunggah melalui
twitter.Dalam unggahannya, tertulis nama “Vina
Garut”.
Sontak banyak yang menyebut pemeran aksi tak
senonoh itu merupakan warga Garut.
Di video pertama, durasi pengambilan gambar
selama 1 menit 30 detik.Terdapat dua orang pria
dan satu wanita.Sedangkan di video kedua
dengan durasi 1 menit 7 detik, terdapat tiga pria
dan satu wanita.Sejak tersebar pada Selasa
(13/8/19), banyak yang mempertanyakan
keaslian video itu.
Baca Juga : Kronologi Video Mesum 1 Wanita 3
Pria
Pemeran Video Panas 3 Pria 1 Wanita di Garut
Dibekuk Polisi, Ini Kronologinya hingga Videonya
Viral (Youtube)Apalagi sampai membawa nama
daerah Garut.
Kedua video itu diduga diambil di dua tempat
berbeda.Namun lokasinya seperti di sebuah
kamar hotel.
“Saya kemarin terima dari teman.Enggak tahu itu
benar orang Garut atau bukan.Cuma mukanya
kayak orang Indonesia. Ada juga yang nyebut
kayak Thailand,” kata Yana, warga Tarogong,
Rabu (14/8/19).
Ia mengaku mendapat video itu dari grup
WhatsApp (WA).Video itu juga sudah banyak
tersebar.”Teman saya juga sudah banyak yang
nge-share.Bahkan dari Bandung dan daerah lain
juga ramai,” katanya.