3 (Tiga) Warna Marka Jalan, Pahami Perbedaan Fungsi -->

Advertisement

3 (Tiga) Warna Marka Jalan, Pahami Perbedaan Fungsi

Selasa, 11 Agustus 2020
PopAds.net - The Best Popunder Adnetwork

OKEZONE.asia - Pahami Perbedaan Fungsi 3 (Tiga) Warna Marka Jalan 
Marka jalan adalah tanda lalu lintas yang ada di permukaan jalan atau di atas permukaan jalan yang memiliki bentuk berbagai macam bentuk garis yang fungsinya adalah untuk mengarahkan arah lalu lintas dan menjadi pembatas dari kepentingan lalu lintas.
Marka jalan memiliki bentuk garis lurus menyambung, garis putus-putus, dan juga garis berbiku yang masing-masing memiliki maknanya sendiri-sendiri.
Selain bentuk garis, elemen lain yang mesti diperhatikan pengemudi kendaraan adalah warna dari marka jalan yang tersedia. Baik garis maupun warna harus dipatuhi oleh setiap pengguna jalan, maka dari itu Anda harus tahu makna dari setiap warna marka jalan yang ada.
  • Marka jalan warna putih
Marka jalan dengan warna putih adalah marka yang paling banyak ditemui di jalan. Fungsi dari marka jalan warna putih ini adalah untuk memberikan perintah atau larangan kepada lalu lintas sesuai dengan bentuknya.
Misalnya untuk marka jalan putih dengan garis putus-putus maka garis tersebut berfungsi untuk membagi lajur kendaraan dan kendaraan diperbolehkan untuk menyalip.
Sementara garis putih sambung tanpa putus artinya kendaraan tidak boleh menyalip. Marka putih juga digunakan untuk membuat garis zebra cross, memberikan tanda anak panah di permukaan jalan untuk mengarahkan lalu lintas, dan sebagainya.
  • Marka jalan warna kuning
Selain warna putih, ada juga marka jalan yang menggunakan warna kuning. Marka jalan warna kuning digunakan untuk memberikan perintah dilarang berhenti di area tersebut.
Anda bisa melihat warna marka kuning ini di bagian bahu jalan yang menandakan kendaraan tidak boleh berhenti di bahu jalan tersebut. Selain itu larangan untuk parkir atau berhenti di bahu jalan juga biasanya digambarkan dengan marka jalan garis berbiku berwarna kuning baik yang dilengkapi dengan tanda dilarang parkir maupun tidak.
Kadang marka kuning garis putus-putus juga ditemukan di jalanan antar kota yang memberi tanda kepada para pengendara bahwa boleh menyalip dengan berhati-hati melihat kondisi kendaraan di sekitarnya.
  • Marka jalan warna merah
Sedangkan warna marka jalan satu lagi yang agak kurang familiar karena jumlahnya yang tidak banyak adalah marka jalan warna merah. Marka jalan warna merah ini memiliki makna untuk menyatakan keperluan  atau sebagai tanda khusus.
Contoh marka jalan berwarna merah yang paling umum adalah digunakan untuk menandai zona sekolah di area jalan depan sekolah. Fungsinya adalah untuk mengatur lalu lintas di depan area sekolah agar mengurangi kecepatan dan meningkatkan kewaspadaan karena aktivitas sekolah di area tersebut.
Marka jalan berwarna merah juga ada yang digunakan untuk menandai zona khusus bagi pengendara sepeda atau sepeda motor ketika berhenti di lampu APILL, ada juga marka merah yang digunakan untuk menandakan bahwa lajur tersebut adalah lajur untuk bus, dan sebagainya.